Judi bola dunia – Brendan Rodgers: Football Pintar ataupun Cuma Beruntung?

Masih ingat poster yang kerap dibawa fan saingan ketika Manchester United bertanding musim silam? Dgn gambar David Moyes besar-besar, ditulislah frase “Football Genius” di sebelahnya. Sayangnya, itu sama sekali bukan penghargaan bakal eks manajer Everton itu.test1

“Football genius” alias jenius sepakbola yg dilekatkan pada Moyes kian adalah sindiran akibat hasil-hasil buruk yang didapat United sepeninggal Gaib Alex Ferguson. Runtuhnya raihan Red Devils di bawah didikan Moyes di musim 2013/14 segera saja ditimpakan di laki-laki Skotlandia itu.

Musim ini, terselip 1 orang yang berpotensi dilabeli status tersebut. Siapa dia? Manajer Liverpool, Brendan Rodgers. Alasannya, The Reds detik ini selagi sial di liga dan pula Liga Champion. Dr total 13 pertarungan pada dua ajang itu, Steven Gerrard telah menerima 7 kegagalan & 2 periode imbang.

Kinerja tersebut berputar 180 derajat dr pencapaian musim silam di mana Liverpool hampir menundukkan Premier League pra khatam di posisi runner-up. Sementara itu Rodgers menghabiskan upah sejumlah 130 juta pound lebih dalam bursa transfer. Duit sejumlah tersebut berubah rupa pada rupa sembilan pemain trendi Liverpool, dgn 1 di antaranya dipinjamkan kembali ke skuad semula.

Merampungkan duit banyak & terseok-seok di papan klasemen, Rodgers langsung jadi benda olok-olok. Masalahnya musim dahulu mulutnya pernah nyinyir mengomentari Tottenham Hotspur yang menggunakan lebih atas 100 juta pound namun demikian susah payah mendapatkan tiket ke Europa League.

“Dgn gaji belanja lebih atas 100 juta pound, suatu klub semestinya bertempur pada jalur pertikaian juara, ” demikian bunyi Rodgers mengenai Spurs tatkala itu. Kata-kata yang sekarang memantul kepadanya.

Minggu ke 2 aja Liverpool udah menjunjung kekalahan. Tetapi tandingan yang dihadapi kala itu, Manchester City, yakni juara bertahan sekalian diperkuat pemain-pemain mahal, jadi kekalahan dalam Etihad Stadium siap dimaklumi. Akan tetapi begitu Aston Villa, West Ham United juga terakhir Newcastle United bisa mengalahkan The Reds, makin transparan tampak jika Rodgers menemukan masalah.

Blunder Transfer

Orang2 dgn enteng menyatukan melorotnya performa Liverpool musim tersebut dengan penjualan Luis Suarez. Tidak kebetulan pula kalau menterengnya prestasi Liverpool musim silam didominasi sama sepak terjang El Pistolero. Hasil 31 gol plus seleret assist & parsel penalti yang disebabkan sama akselerasinya menolong Liverpool memproduksi 101 gol musim dahulu.

Berhentinya Suarez ke Barcelona bermakna Liverpool kehilangan tokoh yg berandil mengenai setidaknya sepertiga gol musim dahulu. Hanya saja melekatkan melorotnya kekuatan Liverpool musim ini semata-mata dalam hilangnya Suarez tentu aja terlalu mengentengkan masalah. Persoalannya bertambah dari tersebut

Ya, penjualan Suarez menjadi kehilangan besar beri Liverpool. Namun, Suarez menciptakan kas skuad terisi dana baru sebesar 70 juta pound yg siap dipakai Rodgers utk memperkuat regu. Disematkan penggawa lama dan sekitar pemain muda yang dijual murah, Rodgers punya pertolongan dana sangat banyak untuk borong pemain di perbelanjaan transfer.

Di sinilah posisi blunder pertama Rodgers di musim 2014/15. Kala membeli di musim panas lalu, Rodgers makin menegaskan di stok tokoh demi kedalaman tim ketimbang menutup perginya Suarez. Sungguh mengherankan tatkala perniagaan transfer udah hampir khatam, tak tersedia satu striker top kendati yg didatangkan ke Anfield. Hingga akhirnya Mario Balotelli merapat

Sbobet bola online – Riwayat oleh Trivia Piala AFF: Macan yg Mengaum daripada Tenggara

Piala AFF sedianya lahir dalam masa yang tidak demi menyenangkan. Tak lama sesudah kelahirannya, resesi ekonomi menjalar ke mana-mana, ke segala negara, dikategorikan Asia Tenggara. Belum lagi getaran politik yg membobol sejumlah negeri, turut mengganggu kelanjutan duel sempurna dalam Asia Tenggara ini.test1

Faktanya, gangguan ini tak berimbas besar. Piala AFF-lah yg lalu menjadi tonggak berkembang dan meratanya kualitas sepakbola di Asia Tenggara.

Kala pertama kali tampil, Thailand dan Singapura terlihat kuat. Mereka bergantian memikat posisi puncak. Di mula penyelenggaraannya, mendapat jurang mutu yang sungguh amat lebar antar negeri. Kekuatan sepakbola ketika itu tengah berada di tangan Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, & Indonesia. Sementara itu, negara laksana Filipina & Brunei Darussalam sedang sering jadi bulan-bulanan musuh.

Perlahan negara2 di Asia Tenggara mulai mengelola penyesuaian. Ditemui peningkatan kualitas dgn bermacam cara, mulai dari atas naturalisasi pemain sampai penerapan pertandingan berjenjang yang dikelola mengacu pada serius. Waktu ini, lawan sudah memperkirakan Filipina serta Myanmar selaku calon juara.

Piala AFF digelar 2 tahun sekali. Ini yang membuat pembinaan dalam negara-negara Asia Tenggara seolah tidak sempat berhenti. Tahun ini berlatih, tahun depan bertumbuk mudah-mudahan mimpi mampu lekas diraih.

Sepakbola serupa magnet yang memiliki dampak terhadap faktor di luar sepakbola. Dipastikan, sebagai juara di arena terkenal se-Asia Tenggara dengan otomatis akan mengangkat citra negeri.

Dgn status untuk laga tertinggi, Federasi Sepakbola Asia Tenggara, AFF, pun membuat undang-undang baru. Spesial di cabang sports sepakbola dalam SEA Games, tiap negara hanya larat menyertakan pemain dgn usia di bawah 23 tahun. Hukum ini sejalan beserta apa yang diterapkan pada Olimpiade serta Asian Games.

Aturan ini mempunyai impak signifikan buat negara yang serius melaksanakan pembinaan usia dini. Tiap-tiap tokoh muda diuji di SEA Games. Kedudukan Sea Games sebagai berarti setaraf ujian perdana sekalian medan merangsangkan keahlian bertumbuk pemain muda pada level internasional. Tujuan alhasil wajar saja bermuara di Piala AFF. Prestasi tinggi dalam level ini menghasilkan mimpi tak lagi sepadan ilusi, akan tetapi merealisasikannya sampai betul-betul terkabul.

Urusan raihan penampilan dan format persaingan, Piala AFF sanggup dibagi di dalam dua era. Uniknya, era ini tersedia sangkut pautnya dengan sponsor yang meraup wewenang penerapan sebutan formal pertandingan.

Piala AFF lahir pada 1996 dgn identitas “Piala Tiger” atau “Tiger Cup”. Masalah ini tak beda sebab sponsor pertandingan tersebut merupakan produsen bir bermerek “Tiger” sumber Singapura. Detik itu, tujuan sepakbola di Asia Tenggara sedang berkutat pada Thailand dan Singapura. Thailand dikenal punya potensi tokoh berbakat, sementara Singapura begitu benar-benar menata udara sepakbola.

Negeri lainnya semacam Indonesia, demikian berhajat untuk meraih gelar internasionalnya. Dalam level senior, timnas Indonesia terakhir periode juara di dalam SEA Games 1991 yg dihelat di Jakarta. Sebab SEA Games tidak lagi jadi pertarungan terkenal, jadi seluruh kesibukan sepakbola terfokus pada Piala AFF juga Piala Asia.

Tersedia satu optimisme saat itu tatkala PSSI melebur kompetisi Perserikatan juga Galatama di dalam 1994. Penyatuan itu menggabungkan kesebelasan – kru yang berdasar pada konvensional kuat dengan hasil serta sejarah, dengan tim profesional yg nggak dibiayai APBD. Iklim ahli kendati mulai terasa di Liga Indonesia kala ini.

Selain itu, PSSI memiliki program jangka lama dgn mengoper calon muda di luar negeri guna merenggut ilmu. Memang, tak semua berhasil, akan tetapi sebagian di antara mereka sebagai kunci tim nasional Indonesia pada Piala AFF tahun 2000 serta 2002.

Casino indonesia – Prancis Bungkam Swedia 1-0

Prancis mengontrol Swedia pada laga friendly di Stade Velodrome. Namun tetapi gara-gara gaya oke kiper Swedia Andreas Isaksson, Prancis harus menunggu hingga menit ke-84 bagi memastikan keunggulan 1-0 lewat gol dari Raphael Varane.test1

Menyervis Swedia, Rabu (19/11/2014) subuh WIB, Prancis menghasilkan peluang ketika pertarungan meruntun menit ke-11 dengan perantara operan dari Paul Pogba yg diterima sepak Layvin Kurzawa, sekalipun bola belum jelas ke incaran. Enam menit sesudah itu tembakan Pogba juga tetap melayang daripada gawang Swedia.

Prancis mendapat peluang emas dalam memimpin di menit ke-36 tatkala Andre-Pierre Gignac melepaskan operan ke haluan Antoine Griezmann pada ulas hukuman Albania. Walau demikian perundingan akhir kurang sip atas Griezmann memproduksi kiper Andrea Isaksson tetap mampu mengamankan bola.

Dua menit selesai itu Swedia kembali dapat bernafas lega selepas terjangan Prancis balik tidak berbuah gol. Bermula dr sasaran silang Dimitri Payet yg gagal diantisipasi Isaksson, bek Emil Krafth lalu buktikan mengenyahkan bola walaupun si kulit bundar malah menentang ke gawagnya sendiri. Beruntung buat Krafth dan Swedia, arahnya masih belum benar2 pas dan sedang menyimpang.

Swedia kemudian membuat Prancis tersentak empat menit sebelum diturunkan minum. Lewat aksinya Isaac Kiese Thelin berjaya menyerbu bola pada arah gawang Prancis, menciptakan kiper Steve Mandanda kudu melakukan penyelamatan pada bawah mistar gawang tuan rumah.

4 menit di awal putaran kedua Isaksson kembali melindungi gawang Swedia. Kali ini atas usaha Gignac yang menurunkan operan atas Dimitri Payet. Isaksson terus-terusan diuji, di antaranya pada menit ke-60 dgn menghalangi bola tembakan Griezmann setelah itu menghalau bola tembakan tokoh pengganti Prancis Moussa Sissoko dalam menit ke-79.

Walakin gawang Isaksson akhirnya jebol juga momen kompetisi mewariskan enam menit dalam saat normal. Dari sebuah tendangan pojok, kiriman bola Griezmann sukses disambut Raphael Varane pada tiang deket guna menaklukkan Isaksson yang periode ini mesti memungut bola daripada pada gawangnya

Semenit setelah itu Prancis mendapat, kesempatan emas dalam menaikkan keunggulan selepas wasit menuding titik putih dampak handball dari Oscar Wendt. Karim Benzema kemudian maju buat jadi pengeksekusi… meski sedang tidak berhasil menyelesaikan tugasnya sehabis mengoper bola melambung atas target. Gak tersedia lagi gol yang tercipta pada sisa waktu.

Impak itu menciptakan Prancis udah menanjak tak terkalahkan di enam laga sambung-menyambung selepas Piala Dunia, di mana 4 di antaranya berjaya dimenangi–melawan tim-tim tangguh bagaikan Spanyol dan Portugal.

Pada kompetisi kesempatan ini Les Bleus dicatat ESPN hadir dominan atas Swedia. Selain perkasa penguasaan bola 64%-36%, Prancis juga mencatatkan enam tembakan tepat sasaran atas 28 percobaan, berbeda dengan Swedia memproduksi lima tembakan aja di mana cuma 2 di antaranya yg menuju pada sasaran.

Susunan Pemain

Prancis: Pogba, Guilavogui ; Valbuena (Lacazette 68′), Payet (Sissoko 61′), Mandanda; Sagna, Mangala, Varane, Kurzawa (Digne 78′); Griezmann; Gignac (Benzema 68′).

Swedia: Isaksson; Larsson, Kallstrom (Forsberg 46′), Kacaniklic (Forsberg 86′); Krafth, Jansson, Granqvist (Durmaz 46′), Bengtsson (Olsson 46′); Bahoui, Thelin, Zengin (Hrgota 67′).

Judi online terpercaya – Instinct Hunt: Selebrasi 2 Dekade Predator

Telah 20 tahun sejak pertama kali Adidas memelopori seri Predator; salahsatu sepatu yang jadi tonggak diperlukan pada teknologi sepatu sepakbola, pun 1 yg terpopuler di jagat lapangan hijau. Adidas mengakhiri peringatan 2 dekade predator dgn meluncurkan anak teranyar: Pemangsa Instinct Hunt.test1

Predator, tak bisa dipungkiri, merupakan satu diantara titik bermanfaat dalam perkembangan teknologi sepatu sepakbola. Desainnya memang terhitung rada biasa, akan tetapi mengacu pada teknologi sepatu itu mampu dibilang sepatu tercanggih saat perdana kali diluncurkan.

Pelancongan Predator dimulai sama seorang mantan tokoh Liverpool, Craig Johnston. Usai pensiun, Johnston yang mengantarkan, ‘Si Merah’ mengait lima gelar Liga Inggris kembali ke tanah kelahiran orang2 tuanya, yaitu Australia. Di sana, dia membuang saat buat melatih anak-anak.

Kabarnya pada 1 sesi latihan, Johnston pernah minta budak asuhnya guna menendang bola dengan kian baik, bertambah terkendali, dan energik. Tetapi anak-anak tersebut kerumitan, dan kemudian berkata di dalam Johnston kalau sepatunya teramat licin. Sebabnya tak lain karena sepatu yang dikenakan anak-anak itu dibuat atas kulit plus keadaan momen itu sedang hujan.

Momen itulah Johnston mempunyai ide utk memungut satu bat pingpong, memungut permukaan karetnya, & menempelkannya ke sepatunya. Sepatu eksperimennya tersebut lalu langsung dibawa menongol dan dicoba utk menendang bola. Hasilnya? Voila! Karet di sepatu menghasilkan semakin mudah melepaskan upaya tertentu saat menendang bola, dan tentu saja sepatunya masa ini bisa semakin ‘menggigit’ bola.

Dr sepatu prototipenya itulah Johsnton kemudian mengembangkan ide bertambah jauh, menggabungkan karet dengan kulit kanguru yg ringan & fleksibel. Belakangan Johnston pula mengimbuhkan ide lainnya mengenai teknologi sol Traxion yg sampai kini digunakan Adidas.

Sekalipun demikian, sepatu prototipe Johnston mulanya tidak diterima oleh sejumlah industri laksana Nike & Reebok, lebih dari itu Adidas sendiri. Tapi, selepas berhasil mencetak Franz Beckenbauer, Karl-Heinz Rummenigge, juga Paul Breitner memakai sepatunya dalam kriteria salju, Johnston berjaya meyakinkan Adidas utk membeli hak design prototipe itu & memiliki 2% dr seluruh penjualan. Disebut-sebut perlu waktu sampai lima tahun utk memastikan bahwa idenya akan berjaya.

Mulai ketika ini, sepatu prototipe Johnston beralih menjadi Predator & sebagai sesi atas cerita sepakbola. Predator kendati terus berevolusi dgn bermacam pengembangan yang dilakukan oleh Adidas. Termasuk setidaknya tersedia 14 seri predator yg lahir selanjutnya.

Menyusul keberhasilan kelahiran sang ‘kakak sulung’, Predator Rapier lahir di 1995. Adidas mengatur kembali rupa karet dalam sepatu juga makin besar menjadikan kulit kanguru demi kepuasan. Tahun selanjutnya lahirlah Predator Touch. Lalu sambung-menyambung Predator Accelerator (1998), Predator Presicion (2000), Predator Mania (2002), Predator Pulse (2004), Predator Absolute (2006), Predator PowerSwerve (2007), Predator X (2009), Predator RX (2010), Adipower Predator (2011), Predator LZ (2012), serta yang terakhir yaitu seri Predator Instinct (2014)

Casino terpercaya – Italia vs Kroasia Tamat Seri

Italia pernah memimpin terlebih dahulu buat Kroasia lewat Antonio Candreva. Tetapi keberhasilan tak bertahan lama yang mana Ivan Perisic merekam gol penyama posisi. Ke-2 skuad pun berbagi 1 angka dengan skor 1-1.test1

Kompetisi Kualifikasi Piala Eropa 2016 yg berlangsung dalam San Siro, Senin (17/11/2014) subuh WIB tersebut beredar gak tertutup. Kroasia sejak awal mengendalikan pressing ketat terhadap tuan rumah, sementara Italia menguji melakukan gempuran gesit melalui ke-2 sayap.

Italia sanggup unggul semakin dahulu lewat terjangan Candreva pada menit ke-11. Tapi keunggulan Gli Azzurri tak bertahan lama selepas Perisic menyepadankan kedudukan dalam menit ke-15.

Pada putaran kedua, Kroasia semakin bergairah dan lebih dominan untuk penguasaan bola. Selama Italia berupaya memukul melalui gempuran balik tangkas. Hanya saja ke 2 kru tidak makbul mencipta gol sambungan hingga rivalitas tamat.

Pertarungan itu pernah dihentikan kira-kira 10 menit tatkala mencengkeram menit ke-72. Mulanya kembang api menghujani lapangan, tidak lama berselang kegaduhan tercipta di tribun sektor pendukung Kroasia. Sesudah keadaan balik kondusif, wasit memutuskan lanjutkan permainan.

Pada hasil imbang ini, Kroasia serta Italia masih menempati status satu-dua Grup H secara berturut-turut dengan sama-sama mengoleksi nilai 10 daripada 4 laga. Di belakang keduanya yakni Norwegia dgn 9 poin, yg pada perjuangan lain menang tipis 1-0 kepada Azerbaijan.

Sementara itu Bulgaria main imbang 1-1 kontra Malta. Secara bersambung Bulgaria (3 poin), Malta (0), Azerbaijan (0) menyelesaikan status 4-6

Ivan Rakitic melepaskan sepakan keras dari luar kotak sanksi dalam menit ke-6. Akan tetapi Gianluigi Buffon dengan sigap menepis. 3 menit berselang, peluang Luka Modric melaksanakan percobaan, pula telantar di tangan Buffon.

Lebih dulu terjepit, Italia kian mengambil keunggulan di menit ke-11. Datang atas aktivitas Simone Zaza di dalam kotak hukuman. Setelah tembakannya diblok bek, bola bayangan yg balik pada penguasaan Zaza setelah itu disodorkan kepada Antonio Candreva di depan kotak penalti.

Candreva lewat menodongkan tembakan keras ke pojok kiri gawang dan tidak mampu dihentikan Danijel Subasic.

Tapi keberhasilan ini tidak bertahan lama. 4 menit kemudian, Kroasia menyeragamkan tingkat. Ivan Perisic mengerjakan tusukan dalam sisi kiri dan berlari ke tengah.

Aksinya diakhiri tembakan mendatar yang sewajarnya membidik tepat ke Buffon. Namun, perkiraan si kiper kurang baik oleh karena itu bola melewatinya serta masuk ke gawang.

Italia menempatkan suatu peluang bagus di menit ke-34. Via serangan cepat, Roberto Soriano mengelakkan sasaran silang dr kanan menentang ke Mattia De Sciglio yang gak terkawal dalam deket tiang jauh. De Sciglio mengetes menyambut bola dengan tendangan voli, akan tetapi menyimpang.

Welbeck Dua Gol, Inggris Cukur Slovenia 3-1

Inggris sempat ketinggalan kian dulu dalam pertarungan membelot Slovenia. Tapi, The Three Lions sanggup menyulingkan kondisi juga unggul dengan skor 3-1. Danny Welbeck menghibahkan 2 gol utk kesebelasan tuan rumah.test1

Untuk terusan Kualifikasi Piala Eropa 2016 di Wembley, Minggu (16/11/2014) dinihari WIB, Inggris mengendalikan tontonan juga banyak mengatur peluang semenjak awal. Namun demikian, sampai diturunkan minum, skor 0-0 tetap bertahan.

Pada babak ke 2, gol bunuh diri Jordan Henderson membawa Slovenia unggul semakin dulu. Tapi, Inggris menurunkan sahutan yg luar biasa baik. Sehabis menyeragamkan posisi melalui terjangan penalti Wayne Rooney, mereka memastikan keunggulan lewat 2 gol Welbeck.

Keunggulan tersebut membuat Inggris di posisi termulia klasemen sementara Grup E dengan poin 12 atas empat pihak. Slovenia langsung di bawahnya dengan angka enam.

Jalannya Pertandingan

Kesempatan pertama di dalam laga itu jadi kepunyaan Slovenia. Jasmin Kurtic mengongkosi sasaran lambung yg disundul Andraz Kirm. Namun, sundulan Kirm dengan gampang ditangkap Joe Hart.

Inggris baru sanggup memberikan gertakan dalam menit ke-17 pada daya Raheem Sterling. Sterling yang memperoleh sasaran daripada Rooney melepaskan depakan kaki kanan, namun demikian arahnya tengah menyimpang.

Bersela 4 menit, putaran Rooney yg memperoleh peluang. Rooney menerima bola dari Welbeck dengan tembakan voli, yg tetap melambung di atas mistar.

Welbeck menghilangkan peluang yg dia terima di dalam menit ke-30. Sekalipun dia gak terkawal, sundulannya menyampaikan sasaran silang Sterling tengah menyimpang.

Upaya Welbeck dalam menit ke-37 juga belum membuahkan gol dalam Inggris. Sepakannya daripada luar kotak hukuman melambung.

Sampai berakhirnya episode pertama, ke 2 skuad sama-sama tidak dapat mencetak gol. Skor 0-0 tetap bertahan.

Rooney menebarkan ancaman di gawang Slovenia pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-48. Dia merespons bola dampak sepak pojok Adam Lallana, namun demikian arahnya tengah melebar.

Meski kian banyak menciptakan kesempatan, Inggris tertinggal kian dulu. Gol Slovenia merupakan impak gol bunuh diri Henderson pada menit ke-57. Bermakna mengiris sasaran silang Kirm, Henderson sekiranya menyingkirkan si kulit bundar ke gawang sendiri.

Tapi, keunggulan Slovenia ini tidak bertahan lama. Dalam menit ke-59, Inggris menyepadankan tingkat melalui sepakan penalti Rooney. Hadiah penalti itu diberikan oleh wasit selepas Bostjan Cesar membobol Rooney di area terlarang.

Inggris makbul menyulingkan keadaan begitu pertarungan berusia 66 menit. Bermula atas tembakan Lallana daripada sudut sempit yang dimentahkan Samir Handanovic, bola rebound menentang ke Welbeck, yang serta-merta menyambarnya bagi menjebol gawang Slovenia.

Welbeck kembali menjejalkan namanya di papan skor enam menit lalu kemudian. Penyerang Arsenal tersebut bermain umpan satu-dua dgn Sterling sebelum menaklukkan Handanovic lewat tembakan kaki kanannya. Inggris pun memimpin 3-1.

Keunggulan itu berjaya dipertahankan Inggris sampai peluit panjang berbunyi. Mereka kendati mengambil tiga poin di dalam duel tersebut.

Susunan Pemain

Inggris: Hart; Clyne, Wilshere, Henderson, Sterling (Oxlade-Chamberlain 84′); Jagielka (Smalling 89′), Cahill, Gibbs; Lallana (Milner 79′), Rooney, Welbeck

Slovenia: Kurtic (Rotman 75′), Mertelj, Birsa (Lazarevic 62′), Kirm (Ljubijankic 77′); Handanovic; Brecko, Cesar, Ilic, Struna; Kampl; Novakovic

Agent betting – Inggris Vs Jerman, Lebih atas Laga Persaudaraan

Inggris bakal menyuguhkan Jerman dalam rivalitas uji coba di Stadion Wembley, Selasa (19/11/2013) tempo setempat maupun Rabu (20/11/2013) dini hari WIB. Sekalipun bertema perjuangan uji coba, kedua pemain mencadangkan diri buat menang.test1

“Aku betul-betul bahagia main di hari Selasa. Itulah sebabnya kami dalam sini, khususnya menentang Jerman. Mereka yakni rival kami, enggak di dalam cara yang merisaukan, sebab kami memiliki rasa hormat pada mereka. Tetapi kami pengen mengontrol mereka, ” kata Frank Lampard, Minggu (17/11/2013).

“Tak ada alasan laga menentang Jerman yakni kompetisi persaudaraan. Ada banyak asal usul dan itu udah sewajarnya. ”

Bersuanya Inggris serta Jerman nanti malam termasuk yang pertama dalam tiga tahun. Terakhir, keduanya bertemu dalam perdelapan final Piala Dunia 2010, yang berhenti 4-1 dalam Jerman.

Di pertarungan tersebut, Lampard menarik tembakan sampai bola menanggung garis gawang, tetapi dianulir. Dari segi wasit bola kinerja tembakan Lampard belum menguasai strip gawang.

“Ini telah menyusun reparasi pada sepak bola di mana kami meraih teknologi garis gawang selaku bonus, ” kata gelandang Chelsea ini.

“Tetapi unsur itu menjengkelkan soalnya tersebut (jika golnya disahkan) bakal meniadakan permainan. Kami tersembul di dalam episode kedua tatkala 2-1 serta kemudian menggesek mistar. Saya mengerti itu. ”

Sementara tersebut, sejumlah fans Jerman menyiarkan kalau persoalan itu merupakan karma dr kasus saat final Piala Dunia 1996.

Begitu itu, bola dampak sepak penggempur Inggris Geoff Hurst yang di dalam rekaman video sama sekali belum melewati garis gawang Jerman yg dipelihara Hans Tilkowski, disahkan oleh wasit.

Inggris akhirnya menang 4-2 melalui putaran tambahan waktu, sehabis sebelumnya sepanjang 90 menit ke-2 kesebelasan main seri 2-2. Inggris kendati menjepit gelar juara dunia mereka yang jadi gelar satu-satunya zona Ratu Elizabeth pada turnamen besar sampai dengan sejauh ini.

Siaran langsung

Global TV, Rabu (20/11/2013) pukul 03.00 WIB

Prakiraan susunan pemain

Inggris: Joe Hart; Ashley Cole; Tom Cleverly, Frank Lampard, Adam Lallana, Gary Cahill , Cris Smalling , Phil Jagielka, Jermaine Defoe, Wayne Rooney; Daniel Sturridge

Formasi: 4-2-3-1

Pelatih : Roy Hodgson

Jerman: Roman Weidenfeller; Lars Bender, Marco Reus, Draxler, Per Mertesacker, Matt Hummels, Marcell Jansen, Philipp Lahm; Toni Kroos, Andre Schürrle; Maximilian Kruse

Formasi: 4-2-3-1

Pelatih: Joachim Loew

Rekor pertemuan

27-06-2010 Jerman 4-1 Inggris

19-11-2008 Jerman 1-2 Inggris

22-08-2007 Inggris 1-2 Jerman

01-09-2001 Jerman 1-5 Inggris

07-10-2000 Inggris 0-1 Jerman

Lima pertandingan terakhir

Inggris: M-S-S-M-K

Jerman: M-M-K-S-S

berita sepak bola dunia – Prancis Sekadar Jalani Laga-laga Friendly, Deschamps Senantiasa Optimistis

Prancis cuma mereguk laga-laga silaturahmi menumpu Piala Eropa 2016 karena statusnya tuan rumah. Biar begitu, pembimbing Les Bleus Didier Deschamps optimistis timnya senantiasa kompetitif dengan tim-tim gede lain.test1

Untuk tuan rumah, Prancis benar2 langsung memperoleh satu tempat pada babak final Piala Eropa 2016. Ini tentu 1 substansi karena mereka tidak butuh berebut tiket dengan negara-negara lain.

Namun, di lain sisi, itu jadi satu buah kemalangan tersendiri karena dgn demikian, Prancis gak sempat main pada pertarungan kompetitif. Dikhawatirkan, setiap pemain gak mengenyami kemajuan bermakna dgn hanya tampil pada partai-partai pertemanan.

Namun, Deschamps berkeyakinan diri anak asuhnya bakal senantiasa siap mengacungkan performa terkemuka dalam sesi final mendatang. Pembimbing 46 tahun itu lebih dari itu menetapkan menjadi juara grup meski kelak harus berjumpa dgn tim-tim gede macam Jerman, Belanda, Italia, juga lainnya.

“Laga-laga berikut adalah perkelahian persaudaraan juga kami tidak bakal mengangkat pertandingan lainnya selain club persahabatan menyongsong Euro. Meskipun demikian, kami tentu miliki laga-laga gede yang menyambut, ” katanya dikutip Bandar Agen Bola.

“Kami sudah menghadang Spanyol & kami akan mengelakkan Italia, Inggris, Belanda, & Jerman. Kami telah ada pada ronde final, kami akan finis setaraf juara grup walakin itu nggak betul-betul mempunyai arti, ” tambahnya.

Skuad ‘Ayam Jantan’ sejauh itu menjalani laga-laga uji coba dgn indah. Telah empat pertentangan dilalui dgn impak 3 kemenangan serta 1 kesempatan seri. 2 dari keunggulan tersebut bahkan didapat dr team sederajat Spanyol juga Portugal

Eks pembimbing Juventus dan Marseille ini mengaku sengaja memanfaatkan rangkaian partai uji buktikan juga utk mengilapkan tokoh muda. Oleh sebab itu dia yakin timnya tetap mengalami keberuntungan meski tanpa laga bersaing.

“Tiap-tiap kru memproduksi progresi, terbilang club saya. Para tokoh mulai mengerti satu sama lain dgn semakin baik, dan seperti yg sudah aku ungkapkan, aku mempunyai penuh pemain muda, ” celoteh Deschamps.

“Anda tak dapat memilih tokoh berpengetahuan mulai hari pertama hingga dengan hari-hari berikutnya. Anda butuh waktu dan mungkin ada beberapa tokoh muda yg sanggup tampak utk persaingan selanjutnya, ” demikian dia.

Prancis hendak melewati dua rivalitas uji coba di waktu dekat ini. Masing-masing menghalangi Albania dalam Sabtu (15/11/2014) & Swedia empat hari berikutnya (19/11).

Situs pasaran bola – Gol CR7 Ungguli Portugal buat Armenia

Portugal dibuat kesusahan sama Armenia untuk terusan Kualifikasi Piala Eropa 2016. Club berlogo Selecao das Quinas ini cuma memimpin tipis via gol Cristiano Ronaldo pada putaran kedua.test1

Di peringkat Grup I dalam Malgahaes Pesoa di dalam Sabtu (15/11/2014) dinihari WIB, Portugal menyelesaikan laga tersebut dgn skor 1-0. Tampil memimpin semenjak awal ronde perdana, Portugal dibuat kerumitan merempuh lima bek Armenia.

Sbobet online sportsbook mencatatkan Portugal jauh semakin handal di dalam penguasaan bola sejauh pertandingan. Team bimbingan Fernando Santos itu mengendalikan penguasaan bola hingga 70 persen dengan 16 usaha memproduksi gol dgn delapan di antaranya akurat ke haluan gawang. Adapun Armenia cuma menghasilkan 6 kesempatan seturut pertentangan.

Sementara itu semenjak menit ke 2, Portugal sudah mendapatkan kesempatan utk mencipta gol. Tetapi, sepakan kaki kanan Miguel Danny melebar ke kiri gawang.

Di menit kelima Cristiano Ronaldo menguji dalam menghilangkan kebuntuan kesebelasan. Memiliki assist atas Danny, sepak terjang gelandang Real Madrid tersebut telah tepat menuju ke gawang tapi kiper Armenia Roma Berezovsky mampu menepisnya.

Daya Ronaldo 4 menit lantas pula tidak menghadirkan apa pun. Begitu pula depakan percobaan yang dibikin Joao Moutinho di menit ke-41. Sepak terjang kaki kanan dia amat menyimpang ke kanan.

Usaha-usaha tiap-tiap pemain Portugal mentah hingga diturunkan minum. Kedudukan sedang seri tanpa gol sampai diturunkan minum.

Ronaldo akhirnya dapat memecah kebuntuan Portugal di pertandingan itu. Depakan jarak jauh Ronaldo dapat mengguncangkan gawang pada menit ke-71.

Tiga menit dan kemudian Ronaldo memiliki kesempatan guna menggandakan skor. Tetapi, tendangannya diblok sama kiper.

Antonio Eder yg masuk mengirim Helder Postiga pernah menciptakan peluang di menit ke-89. Namun, sundulan dia gak tepat pada arah sasaran.

Tingkat gak berubah dgn Portugal unggul 1-0 sampai rampung duel.

Pada laga lain dalam Grup D, Denmark menang 3-1 bagi Serbia. Dengan keunggulan tersebut, denmark memerankan pemuncak klasemen dgn nilai tujuh dan diikuti Portugal yang naik 1 setrip dengan nilai enam.

Susunan pemain

Portugal: Moutinho, Luis Almeida da Cunha (Carvalho 88′), Patricio, Pepe, Bosingwa, Carvalho, Guerreiro; Ronaldo, Tiago; Miguel Danny (Quaresma 70′), Postiga (Eder 56′)

Armenia: Berezovsky, Hayrapetyan; Mkhitarian (Pizzelli 83′), Yedigarian (Sarkisov 77′), Haroyan, Voskanyan, Arzumanyan, Hovhannisyan, Ghazarian (Manucharyan (62′), Mkrtchain; Movsisyan

bola tangkas online – Persiwa-PSGC Gantikan PSIS-PSS di Semifinal Divisi Utama 2014

PT Liga Indonesia memutuskan PSGC Ciamis juga Persiwa Wamena menjadi semifinalis liga Divisi Utama. Mereka menggantikan PSS Sleman serta PSIS Semarang yg didiskulaifikasi sebab peristiwa ‘main sabun’.test1

Dua slot dalam semifinal Divisi Utama kosong setelah PSS dan PSIS didiskualifikasi soalnya kejadian ‘sepakbola gajah’ pada Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10/2014). Utk menimbun kekosongan itu, PT Liga menunjuk dua pasukan yang luput pada putaran delapan besar lainnya, PSGC dan Persiwa.

Dua club yang ditunjuk untuk pengisi zona di semifinal ini sebenernya bukannya tanpa masalah. Sejajar gambaran, Perkara tersimpan melaksanakan WO (walkover) momen bakal menghalangi PSS dalam Kuningan, 18 Oktober silam. Sementara PSGC memilih bagi nggak datang ke markas Persiwa Wamena di dalam sesi delapan gede 26 Oktober kemarin, sebab sudah diperkirakan gak miliki peluang terlepas di episode 4 besar.

CEO PT Liga, Joko Driyono, mengemukakan bahwa PSGC dan Persiwa jadi semifinalis karena klasemen Divisi Yang utama ada perubahan. Awalnya posisi mula-mula klasemen di grup N yaitu PSS, yg disusul PSIS (runner up grup N) namun sebab 2 kesebelasan teratas didiskualifikasi, PSGC (yang sebelumnya status ketiga perhimpunan N) oleh karena itu naik, diikuti Persiwa (yg sebelumnya posisi 4 grup N).

“Alasan kami memutuskan Persiwa dan PSGC merembes semifinal sebab PT Liga Indonesia melihat dengan klasemen DU dalam grup N terdapat reparasi usai putusan diskulifikasi PSS dan PSIS. Selain itu sempat ada spekulasi bahwa Wamena & PSGC bakal didiskualifikasi juga sebab kelakuan WO mereka, akan tetapi ternyata keputusan dr Komdis gak terselip spektakuler oleh karena itu PT Liga memutuskan hal ini ke 2 club ini tetap qualified bagi menanjak ke semifinal, ” omongan Sekjen PSSI, Joko Driyono begitu dihubungi Sepak bola liga inggris, Jumat (14/11/2014).

Tak hanya memutuskan soal sapa yg hendak mengganti slot kosong pada semifinal Divisi Yang utama, Joko juga mengenal pertentangan semifinal ‎akan diusahakan 24 November nanti.

“Jika nggak terdapat ganjalan semifinal hendak digelar 24 November sementara final digelar 3 hari sesudahnya, ” lanjutnya kemudian

Tentang surat keputusan urusan semifinal tersebut bakal dikirim ke klub masing-masing. Dia menyatakan hendak mengirim surat sah pada Persiwa dan PSGC sesudah ada penetapan soal venue yg bakal diterapkan.

“Sampai dengan ketika ini opsi yg amat mungkin ialah pada Stadion Deltras, Sidoarjo. Tetapi kami sedang memikirkannya, mungkin satu 2 hari ini kami siap kepastian venue sesudah itu kami baru berikan surat resminya, ” ungkapnya.

Ia pun berharap ke 2 kesebelasan itu siap mendayagunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin & enggak ada dalil WO lagi. “Ya umpama kata enggak datang (semifinal) dihukum lagi sama Komdis dan paling diolok-olok media, ” kata Joko.

Satu skuad lain yang juga memastikan terlepas pada semifinal yakni Martapura FC. 1 lokasi lagi tetap diperebutkan sama Borneo FC dan Persis Solo, yg sedang harus menyelami pertarungan ulang di tanggal 20 November dalam Samarinda.